Manusia yang tidak jelas jalan pemikiran, berusaha menjadi sosok pahlawan dengan cara yang aneh, di usia yang sudah melewati seperempat abad ini aku hanya bisa menatap langit dan berkata "apakah ini nyata" Seolah tak sadar bahwa ini adalah kenyataan, aku terkurung dalam kekecewaan yang dalam di injak dengan trauma yang tak pernah hilang, berusaha mengobati diri dengan bersikap kuat namun hanya kesedihan dan kesendirian yang muncul setiap saat. Menguburkan cinta dan harapan degan alasan menyendiri, alih alih menyembuhkan aku hanya membuat orang - orang yang aku sayang sakit dan kesepian dalam kesendirian, bingung dengan semua jawaban berusaha menebak nebak namun tidak pernah terjawab. Maafkan kebodohan dan ke egoisan ku, aku hanya bingung dan tersesat harus bagaimana, meski waktu terus berjalan aku masih jatuh dan belum berjalan, hanya diam dengan luka yang semakin parah.
Manusia bodoh Wildan.